Triple Play IndiHome Raih Top Brand Award 2018

Tahun ini, IndiHome sebagai salah satu produk dan brand andalan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kembali meraih penghargaan TOP Brand Award kategori Dunia maya Service Provider Fixed Terbaik. Penghargaan diterima AVP Marketing Communication Telkom Mustakim Wahyudi bersama Managing Director Marketing Group Adyo Bawono di Jakarta, Selasa, dua puluh Februari 2018.

Direktur Consumer Service Telkom Mas’ud Khamid menyampaikan kata-kata terima kasih atas penghargaan yang diberikan kepada IndiHome. “Penghargaan yang kami peroleh 3  tahun berturut-turut ini menunjukkan produk IndiHome menjadi top of mind dan dipercaya sebagai yang terbaik. Kami ucapkan terima kasih atas kepercayaan pelanggan serta masyarakat terhadap produk IndiHome,” kata Mas’ud.

Menurut Mas'ud, IndiHome Triple Play merupakan salah satu penemuan produk yang disesuaikan dengan karakter serta kebutuhan warga Indonesia, yang sekarang tak mampu dipisahkan dari teknologi digital, khususnya koneksi Internet kecepatan tinggi dan layanan televisi interaktif dengan beragam konten hiburan keluarga yang edukatif.

IndiHome dikenal sebagai produk Telkom yang menyediakan akses Dunia maya berkecepatan tidak rendah sampai 100 Mbps menggunakan teknologi fiber optic. Selain Internet, IndiHome menyediakan layanan televisi interaktif (UseeTV) dan telepon kediaman. Hingga awal 2018, IndiHome tercatat mempunyai lebih dari 3 juta pelanggan yang tersebar di seluruh Indonesia.


“Penghargaan ini menjadi acuan bagi kami memberikan layanan terbaik kepada pelanggan. Prestasi ini juga menjadikan kami optimistis untuk senantiasa membuat digital experience terbaik yang mendukung digital lifestyle keluarga dan warga Indonesia,” ucapnya.

Ekuitas mereknya dimantapkan oleh top Brand adalah penghargaan tertinggi yang diberikan majalah Marketing dan Frontier Consultant bagi merek-merek yang berhasil. Riset dilakukan Frontier Consulting Group melibatkan 14 ribu responden di 15 wilayah, di antaranya Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, Makassar, Pekanbaru, Balikpapan, Palembang, Samarinda, Denpasar, Yogyakarta, Malang, Manado, juga Banjarmasin. Selain melewati wawancara langsung (face to face interview), data riset dikumpulkan melalui kuesioner sebagai instrumen pengumpulan data. (*)

Komentar